Sabtu, 11 Januari 2014

selat baru, bengalis, riau

Awal mula terbentuknya pelabuan selatbaru, pantai selat baru dan desa selatbaru

pada zaman dahulu, masarakan parit satu, yakni yang tinggal di dekat pantai, mereka melaut melewati jalan arah ke pantai, sebelumnya didaerah pelabuan itu tempat sampan - sampan berlabuh, bisa juga diartikan pelabuannya, namun pemilik dari pelabuan itu adalah orang cina, dan seperti yang ita ketahui bahwa pelabuan itu sudah berubah menjadi pelabuan internasional, meskipun banyak yang berpendapat bahwa peletakan tempat kapal berlabuh salah.

secara letak lokasi yang pas di ujung pesisir, selatbaru merupakan pantai yang dikatakan bayak sekali pengunjung, hampir setiap tahun, hari - hari besar bayak para pengujung meyepatkan diri mereka untuk berlibur disana, ada yang bersama keluarga dan ada juga bersama teman dan juga pasangan, sedikit demi sedikit fasilitas - fasilitas mulai dibenahi. jika kita belihat kebelakang, pantai selat baru dahulu masih semak, sempit, sunyi, sepi, basih bayak terdapat rumput,yang tubuh di bibir pantai, dan letak pantai berbeda, yakni jarak bibir pantai dengan posisi sekarang sekitar 500 meter dibandingkan sekarang

dikarnakan kurangnya perhatian dan tanggapan yang cepat yang mengakibatkan pengikisan ombak.

kebetulan saya asli selat baru sedikit sebayak tau, desa selatbaru awal mula namanya selo batu, selo = baru, sedangkan batu= batu yang ditemukan didaerah tersebut, tidak menutut kemukinan, batu tersebut masih ada, namun sekarang namanya diganti selatbaru, 

dulu batu itu pertama kali daa yang melihat di sebrang, desa selatbaru, kecamtan bantan, tapi sekarang sudah tidak ada batu tersebut.

cuman ini yang dapat saya bagikan, mohon maaf jika masih terbatasnya ...